Hal Apa yang Kemungkinan Menjadi Penyebab Keputihan Abnormal?

9 Penyebab Keputihan yang Tidak Normal dan Wajib Diwaspadai

Sumber: Hellosehat.com

Selazimnya hal yang tidak normal, pasti memang ada yang tidak beres. Begitu pula dengan keputihan yang muncul lain dari biasanya. Ini menandakan bahwa ada yang tidak beres dengan sistem kerja tubuh Anda. Lalu, hal apa yang kemungkinan menjadi penyebab keputihan abnormal ini? Mari simak ulasan berikut ini. 

  • Klamidia

Klamidia trachomatis merupakan infeksi bakteri yang menjadi salah satu penyebab keputihan tidak normal. Hal ini dapat menular melalui hubungan seks vaginal, oral, dan anal.

Kebanyakan orang memang sering kali tidak menyadari jika terjangkit penyakit ini. Gejala yang muncul memang kerap kali ringan dan jarang sehingga cenderung dianggap remeh atau kadang keliru menyangka penyakit lain.

Nah, perlu diketahui bahwa sebenarnya ada berbagai gejala yang sering muncul setelah 1-2 minggu terpapar infeksi, yaitu:

Ketika buang air kecil terasa sakit

Keluarnya keputihan secara terus menerus

Terasa nyeri pada perut bagian bawah

Keputihan berwarna kuning dan berbau tidak sedap

Saat hubungan seks terasa sakit

Perdarahan disiklus haid, atau setelah berhubungan seks

Sakit pada anus

Penyakit ini tidak hanya menjangkiti wanita saja, tetapi pria juga mungkin terjangkit. Apalagi mereka yang sudah aktif berhubungan intim dengan bergonta-gabti pasangan sebelum uisi 25 tahun. Wanita hamil yang terinfeksi penyakit ini dapat menular pada janin.

  • Gonore (kencing nanah)

Gonore adalah penyakit kelamin yang menjadi salah satu penyebab keputihan tidak normal. bakteri Neisseria gonorrhoeae adalah penyebab penyakit gonore ini. Penularan ini kerap terjadi melalui kontak seksual, baik hubungan vaginal, anal maupun oral.

Kasus gonore yang terjadi pada wanita biasanya menginfeksi serviks atau leher rahim. Gejala-gejalanya yang muncul antara lain:

Ketika buang air kecil terasa sakit

Adanya keputihan yang jauh lebih banyak dari normal

Terjadi perdarahan di antara haid atau setelah berhubungan intim melalui vagina

Berhubungan seksual terasa sakit

Panggul atau perut terasa sakit

Anus yang mengeluarkan nanah

Adanya bercak darah merah ketika buang air besar

Saat mengenai mata dapat menyebabkan rasa sakit, sensitif terhadap cahaya, hingga keluar nanah dari mata

Ketika menyerang tenggorokan mengakibatkan rasa sakit dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher

Saat mengenai sendi dapat menyebabkan rasa sakit, merah, hangat, dan bengkak

Apabila Anda masih muda dan memiliki banyak pasangan untuk berhubungan seks atau penyakit seks manular lainnya. Anda sangat mungkin terkena penyakit ini.

  • Radang leher rahim (servisitis)

Servitis atau yang dikenal dengan radang leher rahim merupakan peradangan yang terjadi pada ujung bawah rahim dekt vagina. Keadaan ini kerap kali diakibatkan oleh infeksi menular seks sejenis klamidia, herpes kelamin dan gonore.

Jika Anda alergi pada bahan kondom atau alat kontrasepsi lainnya, hal tersebut juga dapat memicu terjadinya peradangan. Tidak hanya itu, pertumbuhan bakteri pada vagina juga turut andil menyebabkan servisitis.

Pada tahap awal peradangan ini gejalanya memang tak begitu terlihat. akan tetapi pada sebagian kasus, ada yang gejalanya cukup jelas. Gejala ini ditandai dengan kepitihan tidak normal dengan jumlah banyak . 

Di samping keputihan, peradangan ini juga ditandai dengan gejala-gejala berikut ini:

Terasa sakit ketika buang air kecil

Nyeri pada saat berhubungan intim

Perdarahan yang terjadi di antara siklus haid

Terjadi perdarahan setelah melakukan berhubungan seks

Seperti kebanyakan seks penyakit lainnya, berhubungan seks tanpa alat pengaman dengan banyak pasangan secara bergantian kemungkinan dapat meningkatkan risiko penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *