Ini Penyebab AHY Dan Gatot Ungguli Puan Di Survei Capres Meski Bukan Pejabat 

TERKUAK Sosok yang Tawari Gatot Nurmantyo Jadi Ketum Partai Demokrat,  Syaratnya Ikut Gulingkan AHY - Tribun Kaltim

LSI atau Lembaga Survey Indonesia telah merilis hasil survey terkait tokoh atau figur yang berpotensi maju pada Pilpres 2024. Namun uniknya, dalam simulasi tertutup itu terdapat 10 nama yaitu diantaranya ditemukan elektabilitas Ketua Umum, Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang mengungguli Ketua DPR yang juga politikus PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani. Padahal AHY dan Gatot bisa dibilang bukan pejabat negara maupun kepala daerah. 

Lalu apa yang membuat AHY dan Gatot bisa lebih unggul dari Puan meski bukan pejabat negara maupun kepala daerah? Temukan jawabannya dengan menyimak berita terkini menarik dibawah ini :

  • AHY Memang Bukan Pejabat Negara Namun Posisinya Sebagai Ketum Partai Dianggap Menguntungkan

Ujang Komarudin selaku Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) mengatakan, meski AHY bukan pejabat negara, namun posisinya sebagai Ketum Partai dianggap sangat menguntungkan. 

Ujang berkata, seorang Ketum Partai tentunya punya panggung untuk tetap bisa populer serta memiliki elektabilitas baik dimata publik. 

  • Posisi AHY Sebagai Ketum Partai Demokrat Bisa Membuatnya Membawahi Pejabat Pejabat Di Daerah

Selain itu juga, Ujang menilai meski AHY bukan seorang pejabat negara, namun posisinya sebagai Ketum Partai Demokrat, membuat generasi politik trah “Cikeas” itu mampu membahawi pejabat pejabat di daerah. Pasalnya, ujang melihat tidak sedikit juga kepala daerah yang berasal dari Partai Demokrat. 

  • Gatot Nurmantyo Mampu Memposisikan Dirinya Dalam Dinamika Politik Dengan Bergabung Ke KAMI

Sedangkan untuk Gatot Nurmantyo, analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia itu melihat sederhana bahwa mantan Panglima TNI itu mampu memposisikan dirinya dalam dinamika politik dengan bergabung ke Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia Indonesia (KAMI). 

Ujang berkata, Di organisasi itu, Gatot tampak memperjelas statusnya yang bersebrangan dengan pemerintah. Faktor itu membuat yang bersangkutan bisa mendapatkan penilaian serta respons positif dari publik.

Kata Ujang, Gatot masuk bursa capres, meski dirinya tidak memiliki kekuasaan di pemerintah. Itu karena Gatot Nurmantyo memposisikan figure yang berhadap-hadapan dengan pemerintah, karena sering mengkritik pemerintah, dan itu semua disenangi sebagian rakyat. 

  • AHY Berada Di Posisi Keenam Dengan 6,2 Persen Dukungan Responden

Berdasarkan hasil survey LSI, AHY berada di posisi keenam dengan 6,2 persen dukungan responden. Sedangkan, Gatot Nurmantyo yang merupakan presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) berada di posisi kedelapan dengan raihan 2,6 persen suara responden. 

  • Prabowo Subianto Berada Diurutan Teratas

Yang menempati posisi teratas dalam simulasi 10 nama tersebut adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto setelah dipilih 26,0 responden. Kemudiannya dibawah ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 15,4 persen. Disusul, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan meraih 13,3 persen dukungan responden.

Dibawah Anies, ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan perolehan suara sebesar 10,4 persen. Lalu diurutan kelima ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan perolehan suara sebesar 7,5 persen. 

Sedangkan diurutan ketujuh ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan perolehan suara sebesar 4,4 persen. Lalu, diurutan Sembilan ada Ketua DPR RI Puan Maharani dengan perolehan suara sebesar 1,1 persen. 

Dan terakhir, ada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan ada diurutan 10 dengan 0,6 persen. Sebanyak 12,6 responden tidak menjawab atau tidak tahu.

LSI melakukan survey dengan menggunakan metode wawancara tatap muka sejak tanggal 25 hingga 31 Januari 2021. Adapun jumlah responden yang disurvei sebanyak 1.200 orang dengan margin of error dari ukuran sample tersebut sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *